Wednesday, February 26, 2014

Samsung Galaxy S5 Preview

Setelah melihat live streaming announcement Galaxy S5 dengan seksama inilah preview sementara untuk smartphone flagship dari Samsung tersebut. 

Melihat sekilas dari segi desain, kita akan mendapat form factor yang sangat mirip dengan galaxy S4. Kedua gambar di bawah ini adalah foto dari Galaxy S4 dan S5. Bisakah anda membedakan keduanya?




Foto Pertama adalah Galaxy S5, sementara itu foto kedua adalah S4. Jika diperhatikan dengan seksama S5 memiliki bentuk yang lebih 'kotak' ketimbang S4. Selain dari itu kedua ponsel ini nyari serupa. Jika kita beralih ke bagian belakang, maka kita akan mendapatkan battery cover yang berbeda dengan smartphone buatan Samsung biasanya.


Jika Biasanya samsung menggunakan glossy plastic design, kali ini bagian battery cover tersebut menggunakan plastik dengan soft touch finishing dan 'dimple' yang mengingatkan kita pada Nexus 7 edisi tahun 2012. 
Galaxy S5 ini hadir dengan lima warna. Putih, hitam, biru dan emas. Personal opinion saja, saya tertarik dengan warna biru dan hitam. Menurut saya pribadi kedua warna tersebut tampak menarik dan terkesan lebih 'cool'. Akan tetapi, yang harus diperhatikan adalah case dengan warna emas. Saya bukan seorang dengan background pendidikan desain, akan tetapi menurut saya case dengan warna cooper gold  dari S5 ini terkesan seperti 'bandaid'. Ada orang yang cukup iseng memposting lelucon gambar seperti di bawah.


Di sisi User Interface, Touch Wiz kini tampil lebih flat dan memiliki icon-icon yang terkesan 'mirip' dengan desain Sir-Jony-Ive pada iOS. Bagi saya ini adalah perubahan yang menarik dan lebih fresh untuk Samsung. 

Hingga saat ini, masih belum disebutkan dengan pasti spek dari Galaxy S5 ini. Akan tetapi, beberapa rumor mengatakan bahwa ponsel buatan Samsung ini akan menggunakan Quad-Core Snapdragoon S800 milik Qualcomm. Jika iya, maka bisa dikatakan bahwa perusahaan negeri ginseng ini berusaha untuk mengutamakan User Experience ketimbang hanya menjual spek semata. 

Yang menarik dari ponsel ini adalah adanya fitur fingerprint scanner pada bagian home button. Jika anda tidak menggunakannya sendiri, maka besar kemungkinan anda tidak tahu bahwa home button dari ponsel ini juga berfungsi sebagai finger print scanner. Berbeda dengan Apple yang hanya cukup meletakan jari kita di bagian home button untuk men-scan sidik jari kita, cara kerja finger print scanner pada Galaxy S5 ini justru lebih menyerupai HTC One Max. Anda harus menswipe di bagian home button tersebut untuk dapat mengaktivasi sensor sidik jari pada ponsel ini. 

Dari live stream yang saya tonton, katanya sensor sidik jari ini tidak hanya berfungsi untuk meng unlock device saja, tapi juga dapat digunakan untuk verifikasi akun email, dan internet payment sekaligus. Jika benar, maka finger print pada Galaxy S5 ini akan jauh lebih berguna ketimbang touch id pada iPhone 5s.

Samsung juga mengatakan bahwa Galaxy S5 memiliki Ingress Protection 67 (IP67). Ini berarti S5 water resistant dan dust resistant. Perlu diingat bahwa waterproof tidak sama dengan water-resistant. Anda tidak dapat membawa ponsel ini ke kolam berenang dan berharap untuk mengoperasikannya di bawah air. So, keep it dry if you can.

Pada iterasi kali ini, samsung tampaknya ingin fokus pada fitness-related features. Ini terlihat dari adanya sensor heart rate pada semua produk terbarunya (Galaxy S5 dan semua Galaxy Gear). Sejujurnya, ini agak overkill bagi saya. Empat prdouk baru dengan heart rate monitor. hmm... (ini hanya opini. so... be free untuk berpendapat lain.) Dari pernyataan yang saya dengar pada live stream Samsung, nantinya kita akan mendapat apps personal trainer juga untuk melengkapi fitness-related features pada produk-produk samsung yang terbaru.

So, untuk menyimpulkan tulisan di atas, menurut saya Galaxy S5 ini hanya mendapat upgrade 'minor' dari Galaxy S4. Anggap saja bahwa kali ini, Samsung mengeluarkan Galaxy S4s (atau Galaxy S3ss). Sebenarnya selain yang telah saya sebutkan di atas, masih banyak lagi hal yang tidak tercantum di sini. Jika anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai Samsung Galaxy S5, silahkan lihat di video yang ada di link di bawah ini.

http://www.youtube.com/watch?v=BwcRHYEwtgQ&feature=c4-overview&list=UUWwgaK7x0_FR1goeSRazfsQ

Sampai bertemu di full review untuk Samsung Galaxy S5 nanti.
Salam
-Mr.Koala-

Monday, February 24, 2014

Specs Vs User Experience

Bagi para pengguna smartphone mungkin sudah tidak aneh jika bicara soal spesifikasi. Spesifikasi seringkali menentukan seberapa bagus ponsel kita. Mulai dari prosesor, layar, hingga hal-hal kecil seperti kamera dan speaker bisa menjadi perbincangan panjang yang menyenangkan. Akan tetapi, apakah benar jika spek menjadi penentu seberapa bagus sebuah ponsel? Sebenarnya apa saja yang menentukan bagus atau tidaknya sebuah ponsel? Dalam tulisan kali ini kita akan mencoba melihat lebih dalam hal-hal yang perlu diperhatikan saat menentukan bagus atau tidaknya sebuah ponsel.

Saya menemukan banyak orang yang "terobsesi" dengan spek dari sebuah smartphone. Biasanya orang-orang tersebut akan melihat beberapa kata kunci dalam menentukan bagus atau tidaknya sebuah smartphone. Kata kunci yang paling sering dikatakan adalah 'handphone ini sudah quad-core x-GHz' atau lebih (lirik samsung dengan octa-core). Percaya atau tidak, jumlah core dan clock speed bukanlah penentu bagus atau tidaknya sebuah ponsel. Hal ini paling mudah dilihat dari hasil benchmark pada iPhone 5s. Bagi yang belum tahu, iPhone 5s memiliki spek yang hampir sama dengan ponsel pada tahun 2011. Yap. 2011 saudara-saudara. Bagi yang tidak percaya silahkan lihat perbandingan di bawah ini




Meski memiliki spek yang hampir sama dengan ponsel 3 tahun yang lalu, iPhone 5s sering disebut memiliki prosesor yang paling cepat di dunia. Mari kita lihat hasil benchmark di bawah 

58166

Dari hasil diatas terlihat bahwa dual-core processor A7 milik Apple berhasil mengalahkan semua device lain dengan Quad-Core processor. Apa rahasianya? Salah satunya adalah 64-bit Processor. Saya tidak akan membahas terlalu dalam kali ini. Bahasan mengenai mengapa prosesor 64-bit lebih cepat akan saya tulis lain waktu. Akan tetapi, data-data di atas menunjukan bahwa jumlah core yang lebih banyak belum tentu menentukan bagus atau tidaknya sebuah smartphone. 

Lalu hal berikutnya yang cukup sering dikatakan oleh mereka yang terobsesi dengan spek adalah 'Smartphone ini punya RAM yang lebih besar'. Well, yang satu ini tidak salah. RAM yang lebih besar berarti anda bisa menjalankan lebih banyak proses di background. Tapi apakah ini berarti semakin besar RAM ponsel anda akan semakin cepat? Belum tentu juga... Contohnya yang paling sederhana ada di dua vendor besar yang bersenjatakan OS android. Vendor yang pertama memiliki smartphone dengan RAM yang sangat besar (3GB untuk lebih jelasnya) sementara vendor yang satunya hanya memiliki RAM sebesar 2GB. Pada saat saya menggunakan smartphone dari vendor yang pertama, setelah beberapa saat saya mulai mengalami hiccup saat sedang bermain game. Lalu, lama kelamaan, hiccup tersebut mulai terjadi saat saya sedang browsing di Web. Akhirnya ponsel tersebut menjadi sangat lambat dan banyak mengalami hang. Hal tersebut tidak terjadi pada smartphone dari vendor kedua. Jadi apa penyebabnya? Salah satu jawabannya adalah proses yang terjadi di belakang layar. 

Jika saya perhatikan, smartphone dari vendor pertama memiliki fitur yang sangat banyak. Literally sangat buanyak. Fitur-fitur tersebut sebenarnya sedikit demi sedikit akan menggerogoti RAM dan membuat ponsel semakin lambat. So, pada akhirnya ponsel akan menjadi sangat tidak menyenangkan untuk digunakan. Sementara itu smartphone dari vendor kedua tidak banyak menawarkan fitur gimmik yang seringkali tidak banyak digunakan oleh orang, melainkan memberikan fitur yang lebih esensial dan diperlukan saja. Hal ini nantinya akan memberi banyak perbedaan pada User Experience saat kita menggunakan smartphone. Remember, bigger RAM doesn't always give better performance.

Yang dapat saya simpulkan dari dua hal tadi adalah spek tidak selamanya menentukan seberapa bagusnya sebuah smartphone. Jangan buru-buru mengatakan bahwa sebuah smartphone lebih baik hanya karena nilai speknya yang lebih tinggi.

Monday, February 10, 2014

Flappy Bird of Death


Hi, beberapa waktu ini game Flappy Bird menjadi sangat populer karena kesulitannya yang sangat luar biasa. Ada yang mengatakan bahwa Flappy Bird adalah game dengan tingkat kesulitan 'Satanic'. Dalam tulisan kali ini, kita akan membahas cara yang tepat untuk 'mengalahkan' luarbiasa sulit ini.

Tips pertama adalah gunakan ponsel atau tablet yang memiliki layar besar. Game Flappy Bird memang dapat dimainkan di seluruh platform android, akan tetapi layar yang lebih besar akan memberi kita tempat yang lebih luas untuk men-tap layar tanpa menghalangi pandangan kita akan rintangan yang akan datang.

Tips kedua adalah tentukan spot untuk jari anda bergerak. Jika kita memainkan game ini di smartphone android, maka tempat yang paling menyenangkan untuk men-tap adalah di ujung-ujung bawah layar karena pandangan anda tidak akan terganggu oleh jari anda sendiri.

Tips ketiga adalah matikan notifikasi yang masuk ke device anda. Percayalah, saat anda sudah bermain cukup jauh, sebuah notifikasi akan sangat mengganggu konsentrasi anda dan membuat anda melakukan kesalahan. Jika itu terjadi, percayalah bahwa anda akan sangat ingin membanting device yang sedang anda pegang (pengalaman pribadi). So, matikan notifikasi anda, terutama pop up notification.

Tips keempat adalah temukan ritme yang tepat bagi anda. Setiap orang memiliki ritme yang berbeda untuk menjaga agar burung berbibir lebar ini tetap terbang tanpa menabrak pipa. Jika ritme yang anda gunakan tidak beraturan besar kemungkinan untuk menabrak pipa yang menghalangi jalan anda.

Tips terakhir adalah menyerah dan uninstall game gila ini. Percayalah, game sederhana ini sangat membuat anda kecanduan. Sedikit berbagi pengalaman pribadi, saya dan ayah saya keterusan bermain game ini dari pukul 10 malam hingga hampir jam 3 pagi. Dan kami dibuat penasaran karenanya. Mungkin anda tidak akan menyadari berapa banyak wakty yang berlalu saat anda bermain game ini dan keasyikan bermain hingga larut malam sehingga anda melupakan waktu tidur dan istirahat. So, my final tips is to delete this 'Satanic' game. It's just going to waste a lot of time to get really high score.