Friday, January 24, 2014

Good Reason Why Tablet Is Better Than Smartphone

Ada yang bertanya pada saya, apa alasan kita untuk membeli sebuah tablet ketimbang sebuah smartphone. Untuk menjawab pertanyaan tersebut mari kita lihat beberapa hal di bawah ini.

1. Tablet Is NOT a Bigger Phone 
Belakangan ini sedang muncul trend dimana orang-orang menggunakan smartphone dengan ukuran yang "Enormous" seperti Xperia Z Ultra atau Galaxy Note. Bagi saya, a phone is a phone. Tugasnya adalah untuk melakukan dan menerima panggilan telepon. Bayangkan anda harus menelepon menggunakan sebuah smartphone berukuran 6 inci. Akan terasa 'Awkward' bukan. Saat anda mencoba mengantongi smartphone tersebut, dia akan mengganjal dan cenderung sulit dijangkau. So, let a phone do it's job as a phone. Biarkanlah sebuah smartphone tetap berukuran kecil atau sedang. Jika anda membutuhkan computing power maka anda lebih baik menggunakan sebuah tablet untuk menyelesaikan semua pekerjaan kantor atau tugas kuliah anda ketimbang sebuah smartphone.
See... Awkwaaaard....

2. Tablets Have a LOT More Stamina
Berapa lama daya tahan smartphone anda? 5 jam? 7 jam? Belum ada smartphone yang saya temui yang dapat bertahan selama tablet. Sebuah tablet seperti iPad dapat bertahan hingga 10 jam pemakaian. Luar biasa panjang bukan? Jika anda menggunakan sebuah smartphone, anda tentu berharap dia dapat bertahan sepanjang hari untuk menelepon, sms, email, chatting dan sebagainya. Akan tetapi jika anda butuhkan untuk bekerja, anda tidak dapat bertahan sepanjang hari dengan hanya sebuah smartphone. Bayangkan jika anda harus membawa sebuah battery box ke manapun hanya untuk menjaga agar anda tetap dapat menerima panggilan. Saya sendiri merasa kurang aman dengan kadaan seperti itu. So, mungkin akan lebih baik jika kita bekerja menggunakan sebuah tablet dan membiarkan smartphone kita menghabiskan daya baterainya untuk berkomunikasi betul?

3. Lots and Lots of Apps and User Interface Designed For Tablets
Jika anda berpikir untuk menggunakan tablet anda untuk bekerja, ada ribuan apps dengan user interface yang secara khusus dibuat untuk anda. Mulai dari office, email, photo and video editing dan banyak lagi. Perlu diperhatikan bahwa program-program tersebut jauh lebih baik dan memiliki user interface yang lebih friendly bagi anda ketimbang di sebuah smartphone. Contoh yang terbaik adalah iWorks pada iPad dan Cloud On untuk tablet android. Kedua program tersebut didesain secara khusus untuk bekerja di tablet yang anda miliki. Dengan user interface yang sangat mirip dengan program-program di komputer, mereka membuat software di sebuah smartphone terlihat seperti 'Baby' software. Oh, dan cloud on tidak dapat anda jalankan di sebuah smartphone.


4. Lots of Useful Accessories 
Memang sebuah smartphone memiliki ratusan case dengan bentuk yang lucu dan unik, akan tetapi sebuah tablet memiliki banyak aksesoris yang lebih berguna untuk anda bekerja. Misalnya saja seperti Ini atau seperti ini. Entah anda seorang desainer atau seorang peneliti, sebuah aksesoris tambahan bisa membantu perkerjaan anda.

5. The Price
Jika anda berniat membeli sebuah smartphone dengan ukuran besar karena anda berpikir anda bisa menggantikan sebuah tablet, Think Again! Untuk sebuah smartphone berukuran besar dengan spek yang membuat mata anda silau akan memiliki harga sekitar 6 hingga 7 juta. Bayangkan tablet apa yang bisa anda dapat dengan harga seperti itu? Percaya atau tidak, sebuah smartphone yang berkualitas tidaklah murah. Seringkali kita bisa mendapatkan sebuah tablet dengan computing power yang cukup tinggi untuk harga smartphone tersebut. So, choose wisely.

Semua tulisan diatas akhirnya kembali kepada pilihan dan selera anda masing-masing. Bagi saya secara pribadi saya lebih memilih sebuah smartphone berukuran kecil atau sedang dan sebuah tablet berukuran besar ketimbang sebuah smartphone berukuran tanggung.

salam

-Mr. Koala-

Top 5 Tablet From 2013

Masih seputar tablet, kali ini saya akan bahas 5 tablet yang paling saya sukai dari 2013. Perlu diingat, ini hanya opini saya. So, jika anda memiliki pendapat yang berbeda, silahkan beri tanggapan. Mari kita mulai

5. Nexus 7 (2013)
Google lagi-lagi melanjutkan lineup tablet nexus mereka dengan meluncurkan Nexus 7 yang terbaru. Tablet ini memiliki bodi yang jauh lebih slim, bezel yang jauh lebih tipis dan layar yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Selain itu, secara keseluruhan, desain Nexus 7 yang terbaru ini sangat mirip dengan Nexus 5. So, all in all... tablet ini adalah tablet android yang benar-benar google. Satu hal yang menjadi nilai jual sangat tinggi pada tablet ini adalah harganya yang lebih murah ketimbang semua pesaingnya. Dengan spek yang cukup tinggi dan harga yang murah, saya rasa Nexus 7 bisa menjadi tablet yang disukai oleh orang banyak.

4. Samsung Galaxy Note 10.1 (2014 edition)
Memang dari namanya Galaxy Note 10.1 2014 edition terdengar seperti barang baru. Akan tetapi sebenarnya Samsung sudah meluncurkan barang tersebut pada tahun 2013 lalu. So, it is a 2013 product. Mungkin para fanboy dari Samsung akan mempertanyakan mengapa tablet kesayangan mereka ada di posisi 4. Jawabannya sederhana, karena saya bukan fans berat dari TouchWiz. Tidak bisa dipungkiri, tablet ini adalah tablet yang sangat cantik. Display dengan resolusi 2560x1600 terlihat sangat tajam dan cantik. Selain itu adanya S-Pen juga menjadi nilai tambah yang sangat tinggi bagi tablet ini. Jika anda berpikir untuk menggunakan tablet untuk membuat catatan, menggambar, atau bahkan membuat resume rapat maka tablet ini bisa menjadi pilihan menarik. Tapi UI yang memiliki terlalu banyak menu dan pilihan, model icon, serta 'lag' atau hiccup yang kadang terjadi saat membuka program tertentu membuat saya agak takut jika harus membeli tablet ini.

3. Sony Xperia Tablet Z
Bagi anda penggemar produk buatan Sony silahkan melirik tablet ini. Tipis, powerful, iconic. Saya rasa kata-kata tadi cocok untuk menggambarkan tablet keluaran Sony ini. Dengan ketebalan hanya 6.9mm Sony berhasil membuat sebuah tablet yang "Crazy Thin". Ya, tablet ini sangat tipis. Jika anda kesulitan mebayangkan, mari kita buat kategori sebagai berikut. Samsung galaxy Tab pertama adalah tablet tebal, iPad 2 adalah tablet sedang, iPad mini adalah tablet yang tipis, dan Sony Xperia Tablet Z adalah... Sony Xperia Tablet Z. Yes folks. Sony berhasil membuat tablet yang lebih tipis dari the almighty iPad. Dengan 1.5GHz Qualcomm Snapdragon S4 Pro quad-core processor tablet ini jauh dari kata lambat. Selain itu tablet ini juga tablet ini juga water-resistant. Jika anda berpikir 'tampaknya menarik jika kita bisa berenang sambil bermain angry birds' tablet ini mampu melakukannya. Satu kekurangan dari tablet ini, yaitu display. 

2. LG G Pad 8.3
Sama seperti smartphonenya, LG memiliki desain yang sangat sleek. Bezel yang luar biasa tipis, bodi yang terbuat dari aluminum, prosesor Quad-Core snapdragon s600 yang luar biasa cepat, Ram 2 GB dan layar 1200x 1920 pixel. Apa perlu dijelaskan lebih lanjut? Saya rasa tidak. 

1. iPad Air & iPad mini with retina display
Yes, fanboy. It is your darling. The king of tablet masih dipegang oleh iPad. Dengan desain baru yang lebih sleek dan slim iPad berhasil merebut hati banyak orang. Satu hal yang perlu diperhatikan, kedua iPad terbaru ini memiliki display tercantik dan prosesor tercepat di dunia. Selain itu form factor dari layar yang lebih lebar juga terasa lebih menyenangkan saat kita gunakan untuk browsing, membaca, atau melihat gambar dan foto. Dilengkapi dengan prosesor 64-bit yang mengalahkan semua prosesor lain di pasaran, saya rasa the new iPad layak menjadi the king. FYI, jika saya harus memilih, maka saya akan memilih ipad mini karena ukuran yang lebih friendly bagi saya. hehehe. 

salam

-Mr. Koala-

Wednesday, January 22, 2014

Tips Dalam Memilih Tablet

Berniat membeli tablet dalam waktu dekat? Jika ya, mungkin anda sedang dalam tahap 'galau' dalam memilih tablet mana yang akan dibeli. Untuk menghilangkan galau tersebut, coba tanyakan beberapa pertanyaan berikut ini.

1. Mengapa anda membeli tablet?
Bermain game, membaca buku, browse the internet atau lain sebagainya. Pertanyaan pertama yang paling penting adalah untuk apa anda membeli tablet tersebut. Sebuah tablet high-end dengan spek yang tinggi akan sangat mahal jika anda hanya menggunakannya untuk bermain angry birds, sebaliknya sebuah tablet low-end akan sangat lambat jika anda berniat untuk menggunakannya bekerja di kantor atau di kampus. So, pikirkan kembali apa kebutuhan anda dari sebuah tablet.

2. Berapa budget yang anda sediakan?
Semua pilihan anda akhirnya akan kembali ke budget yang anda sediakan. Jika anda cukup royal dalam membeli sebuah tablet, maka pilihan anda akan menjadi lebih luas. Akan tetapi, jika kondisi kantong anda tidak setebal itu, maka anda harus lebih cermat memilih. Jangan terlalu ambisius dengan memilih tablet yang jauh dari jangkauan anda dan mengorbankan banyak uang karenanya. Ingat, sebuah tablet tetap akan menjadi tablet. Sampai saat ini belum ada tablet yang benar benar dapat menggantikan sebuah laptop or PC. So, think again before you rush in to get another 128 GB iPad air folks.

3. Apakah anda sudah membaca review tentang tablet yang anda sasar?
Sangat penting untuk mengetahui tentang tablet yang akan anda beli. Sebuah pilihan terburu-buru tanpa membaca review terlebih dahulu bisa mengakibatkan anda menyesali pilihan anda dan membuat anda kehilangan banyak uang. Ingat setelah anda membeli sebuah tablet anda tidak dapat menjualnya kembali dengan harga penuh jika anda merasa tidak puas.

4. Apakah anda sudah mencobanya sendiri?
Jika anda telah membaca berbagai macam review tentang tablet tersebut usahakan untuk mencoba barang yang anda inginkan terlebih dahulu sebelum membeli. Percaya atau tidak, ada banyak reviewer di internet maupun di majalah yang dibayar untuk melakukan review tersebut. So, opini mereka bisa sangat subjektif dan bias terhadap suatu produk. Jika anda punya teman yang memiliki tablet yang anda inginkan, jangan segan-segan untuk meminta pendapatnya dan meminjam tablet milik teman anda tersebut (tentu seijin sang pemilik). Setelah anda mencobanya sendiri, baru anda bisa lebih yakin dalam membeli. Or at least anda tidak akan tertipu oleh iklan atau review yang tidak objektif. Atau jika anda tidak punya teman yang memiliki barang yang anda inginkan, datanglah ke toko yang menjual tablet yang anda inginkan tersebut dan cobalah di sana. Jangan takut untuk mencoba. Toko-toko authorized re-seller memang dibuat untuk anda mencoba produk mereka. 

5. Sekali lagi tanyakan nomer 1 hingga 4
Setelah anda menanyakan nomer 1 hingga 4 mungkin anda sudah merasa yakin dalam membeli. Tapi, jangan langsung membeli barang yang sudah anda sasar. Biarkan waktu berlalu selama beberapa saat. Jika setelah beberapa lama anda tetap yakin dengan pilihan tersebut dan tidak berpindah ke lain hati, maka barang tersebut adalah pilihan yang cocok untuk anda. Jika anda masih ragu anda bisa mengulangi langkah 1 hingga 4 sebanyak yang mau.

Semoga tips diatas bermanfaat.





Good Reason Why You Should Buy a Tablet

Jika anda sedang mempertimbangkan untuk membeli sebuah tablet dan tidak bisa memutuskan, mungkin tulisan ini dapat membantu. Ini adalah 5 alasan mengapa anda seharusnya membeli sebuah tablet.

1. Portability
Jika anda merasa sebuah laptop terlalu besar dan sulit untuk digunakan maka sebuah tablet akan menjadi alternatif yang menarik. Sebuah tablet yang berukuran 7 hingga 10 inci akan lebih mudah untuk anda bawa-bawa ketimbang sebuah laptop atau notebook berukuran 11 inci atau lebih. Adanya fitur touch screen dapat menghilangkan keberadaan sebuah keyboard yang akhirnya membuat sebuah tablet dapat memiliki body yang sangat ramping.

2. Tablet is a great e-reader
Anda pecinta buku? Maka tablet adalah barang untuk anda. Memang anda dapat membaca sebuah buku menggunakan smartphone atau laptop anda, tapi apakah anda tidak menginginkan sesuatu yang lebih besar daripada sebuah smartphone dan lebih mudah untuk dipegang ketimbang sebuah laptop? Sebuah tablet dengan ukuran 7 hingga 8 inci adalah sebuah alat yang ada dalam kategori itu. Ukuran layar yang jauh lebih besar ketimbang sebuah smartphone, form factor yang lebih mudah dipegang ketimbang sebuah laptop menjadikan tablet e-reader yang sempurna.

3. Tablet is better than old laptop
Percaya atau tidak, sebagain besar tablet yang ada di pasaran saat ini sudah jauh lebih baik ketimbang laptop lama anda. Jika anda tidak butuh terlalu banyak processing power, maka tablet dapat menjalankan program dengan lebih baik ketimbang laptop berumur 2 tahun. Selain itu tablet memiliki aplikasi yang cukup banyak dan beragam. Mulai dari games, photo editor, bahkan video editor sekalipun.

4. Tablet is great for media
Mendengarkan musik, menonton sebuah film atau bermain game seperti angry birds dan bad piggies akan jauh lebih menyenangkan saat dilakukan dalam sebuah tablet.  Bayangkan anda harus menonton sebuah film dalam layar ponsel anda yang kecil atau sambil memangku laptop yang berat. Memang bukan hal yang buruk... Akan tetapi bukankah itu lebih menyenangkan jika anda lakukan dalam device dengan layar berukuran 8 inci yang dapat anda pegang dengan satu tangan?

5. Tablets are just cool
Entah apa alasan anda menggunakan sebuah tablet, benda itu akan membuat anda merasa seperti berada di masa depan.

Friday, January 17, 2014

Google Nexus 5 Review

Google menutup tahun 2013 dengan meluncurkan smartphone android flagshipnya, yaitu Nexus 5. Nexus sendiri merupakan anak emas dari google. Jika ada update terbaru dari OS android, maka lineup Nexus akan menjadi yang pertama menerimanya. Banyak yang berpikir bahwa Nexus adalah ponsel buatan Google. Akan tetapi, sebenarnya ponsel ini dibuat oleh perusahaan lain yang lain. Mulai dari Nexus one yang dibuat oleh HTC, Nexus S dan Galaxy Nexus yang dibuat Samsung, hingga Nexus 4 dan Nexus 5 yang dibuat oleh LG. Nexus sendiri sebenarnya dibuat dengan tujuan untuk memberi guideline untuk para pembuat smartphone lainnya sekaligus untuk memberi diferensiasi dari ponsel lainnya. So, tanpa banyak menunda lagi, mari kita lihat lebih dalam ponsel yang sangat dinanti oleh para penggemar android ini.

Desain

Nexus 5 hadir dalam dua warna, hitam dan putih. Dari segi desain ponsel ini tampak elegan dan clean. tidak ada tombol hard button atau soft button pada bagian depan. Hanya ada sebuah lingkaran yang merupakan speaker pada bagian atas layar, kamera di sebelahnya, serta ada sebuah LED multicolor pada bagian bawah layar yang berfungsi sebagai notifikasi saat ada pesan masuk. Sementara itu pada sisi kiri terdapat tombol volume dan pada sisi kanan terdapat tombol power. Layout tombol volume dan power seperti ini sangat ergonomis karena akan meminimalisir kesalahan saat kita akan menekannya. Satu fakta menarik dari kedua tombol tersebut adalah keduanya terbuat dari bahan keramik. Selain lebih kuat dari plastik, keramik juga menambah kesan premium pada ponsel ini.
Pada bagian atas kita akan menemukan sebuah jack headset 3.5 mm dan sebuah mic secondary yang berfungsi untuk menghilangkan noise saat menelepon. Sementara itu, pada bagian bawah terdapat sebuah port micro usb 2.0 dan dua buah lubang yang berfungsi sebagai speaker dan mic. Karena kedua lubang tersebut memiliki bentuk dan ukuran yang sama, banyak orang yang mengira bahwa smartphone ini memiliki speaker stereo. Akan tetapi, sebenarnya hanya lubang sebelah kiri yang merupakan speaker. Lubang sebelah kanan merupakan lubang mic.
Beralih ke bagian belakang, kita akan menemukan logo Nexus dan sebuah kamera 8 MP dilengkapi dengan flash. Berbeda dengan pendahulunya yaitu Nexus 4, ponsel ini menggunakan bahan soft touch sebagai casenya. Bahan soft touch ini memiliki grip yang lebih baik ketimbang bahan glossy. Selain itu bahan soft touch juga lebih tahan terhadap goresan. Ini merupakan perubahan yang baik mengingat bahwa Nexus 4 merupakan fingerprint dan scratch magnet. Sayangnya bahan soft touch ini masihakan meninggalkan banyak fingerprint setelah digunakan dalam waktu cukup lama, terutama pada warna hitam. Meski begitu, saya melihat bahwa Nexus 5 yang berwarna putih dapat menyamarkan fingerprint dengan baik. So, bagi mereka yang tidak suka jika ponselnya menyisakan banyak fingerprint, Nexus 5 berwarna putih akan menjadi pilihan yang lebih menarik untuk digunakan.

Jika kita perhatikan maka terlihat bahwa bentuk dari Nexus 5 sangat mirip degan LG G2. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa sebenarnya Nexus 5 dibuat berdasarkan desain LG G2. Akan tetapi, body yang cenderung kotak, ditambah dengan sedikit lengkungan pada bagian atas dan bawah membuat smartphone ini tampak lebih cantik dan lebih menyenangkan untuk dipegang ketimbang smartphone flagship dari LG.
Hal yang mengejutkan dari Nexus 5 adalah beratnya. Saat saya pertama kali memegang ponsel ini, saya terkejut karena ponsel ini sangat ringan. Ponsel ini bahkan jauh lebih ringan dari kebanyakan smartphone android dengan layar yang lebih kecil. Karena beratnya yang hanya 130 g, saya dapat memainkan smartphone ini berjam-jam tanpa merasa terbebani. Selain itu, meski memiliki layar berukuran 5 inci, ponsel ini tetap memiliki body yang terbilang slim ketimbang smartphone lainnya. Dengan ukuran hanya 137.9 x 69.2 x 8.6 mm Nexus 5 tampak sangat kecil. Hal ini bisa terjadi karena smarphone flagship dari google ini memiliki bezel yang sangat tipis. Bezel setipis ini hanya pernah saya temui pada LG G2. So, dari segi desain, smartphone ini merupakan salah satu smartphone favorit saya.

Layar
Nexus 5 memiliki layar 5 inci IPS dengan resolusi 1080 x 1920 pixel. Resolusi tersebut memberikan pixel density sebesar 445 ppi. Nilai ini jauh lebih besar daripada retina display milik iPhone sekalipun. Teknologi IPS pada layar ini akan memberikan penggunanya viewing angle yang sangat luas. Gambar terlihat sangat jernih, tajam, dan crisp pada layar ponsel ini. Berbeda dengan layar AMOLED yang cenderung menghasilkan warna yang saturated, layar LCD pada Nexus 5 akan memberikan warna yang lebih natural.
Saya mencoba menunjukan display dari Nexus 5 ke beberapa orang. Menarik saat mendengar mereka mengeluhkan bahwa display tersebut kurang saturated. Saat saya mencoba memasukan sebuah foto hasil jepretan kamera DSLR ke dalam ponsel ini, hasil warna yang ditampilkan pada layar sangat mirip dengan warna aslinya. Selain itu, hal tadi juga menunjukan bahwa kebanyakan orang sudah terlalu terbiasa dengan layar yang sangat saturated sehingga saat diberikan layar dengan warna natural mereka cenderung menganggapnya sebagai dull.
Tingkat kecerahan pada layar ini bukanlah yang paling tinggi. Jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya, layar Nexus 5 tampak sedikit lebih redup. Saya sendiri tidak memiliki masalah dengan hal tersebut. Tampilan gambar pada smartphone dari google ini masih sangat menyenangkan untuk dilihat. Bahkan, saya dapat mengatakan bahwa layar pada ponsel ini merupakan salah satu yang terbaik di kelasnya. Saya hanya punya satu masalah dengan layar ini, yaitu pengaturan kecerahan otomatisnya. Saat saya gunakan dalam ruangan yang minim atau nyaris tidak ada cahaya, pengaturan otomatisnya tidak meredupkan layar hingga ke tingkat yang paling rendah. Tentu hal tersebut tidak akan terlalu mengganggu jika kita tidak banyak menggunakan ponsel ini dalam keadaan gelap total.
Pada akhirnya semua kembali ke masalah preferensi setiap orang. Bagi saya, sebuah smartphone yang menghasilkan warna natural lebih menarik karena lebih mendekati warna aslinya. Sebuah layar yang menghasilkan warna natural akan lebih nyaman dilihat dalam waktu yang lama ketimbang layar dengan warna yang terlalu kontras. Jadi, jika Anda sependapat dengan opini saya, maka layar pada Nexus 5 adalah salah satu layar terbaik untuk Anda.


Android 4.4 KitKat
Nexus 5 diluncurkan dengan Android 4.4 KitKat. Kali ini kita akan mencoba melihat sedikit tentang operating system terbaru dari google tersebut. Sedikit keterangan, saya tidak akan membahas tentang KitKat terlalu dalam kali ini. Itu akan menjadi bahasan di lain waktu. Kali ini saya hanya akan membahas upgrade yang paling saya sukai pada android 4.4 KitKat.

All new redesigned user interface
Perubahan pertama yang terlihat dari android 4.4 KitKat adalah perubahan warna aksen dalam UI-nya. Google mengganti warna biru dengan warna abu-abu. Sejujurnya tampilan yang baru ini tampak lebih clean dan menyenangkan untuk dilihat.
Jika anda mengira bahwa upgrade dari android 4.3 Jelly bean ke 4.4 KitKat hanya merupakan sebuah perbaikan minor, pikirkan kembali. Pada android 4.4 google membuat banyak perubahan user interface. Mulai dari ukuran icon program yang lebih besar ketimbang OS sebelumnya, tampilan baru album art pada lock screen, hingga detil kecil seperti translucent design pada notification bar dan navigation bar. Menurut saya, Android 4.4 KitKat lebih ‘googly’ ketimbang versi-versi sebelumnya.


All new dialer
Kebanyakan dari kita mungkin sudah mulai lupa bahwa sebuah telepon genggam diciptakan untuk menerima dan melakukan panggilan telepon. So, dialer pada KitKat telah diperbaiki baik dari segi fungsionaliti dan dari segi desain. Desain yang baru kini tampil lebih flat, clean dan simple dengan interface yang mirip dengan google now. Dialer ini juga akan menampilkan kontak yang sering kita hubungi pada bagian paling atas. Selain itu dialer ini juga berfungsi sebagai searchbox dimana kita bisa mencari nama teman kita dan nomor telepon dari local business di sekitar kita.
Performance
Sudah menjadi tradisi jika ada upgrade dari operating system yang lama ke operating system yang baru dibutuhkan spek yang lebih tinggi agar OS tersebut dapat berjalan dengan baik. Google melakukan hal yang sebaliknya. OS terbaru dari google ini jauh lebih ‘memory efficient’ daripada OS sebelumnya sehingga kita dapat menjalankannya dengan smooth di sebuah ponsel dengan RAM hanya sebesar 500 MB. Jadi, apa yang anda dapat dari sebuah OS yang sangat ‘memory efficient’ di sebuah ponsel dengan RAM yang sangat besar? Anda mendapatkan performance yang sangat cepat, smooth, dan multitasking yang lebih baik.
More of google
Satu fitur baru yang patut menjadi sorotan adalah google search dan google now. Pada Android 4.4 google memberi kita akses pada google search dan google now ‘basically everywhere’. Berbeda dengan versi sebelumnya, dimana google now hanya dapat kita akses dengan membuka apps google search, kini google now dapat kita buka dengan menggeser home screen kita ke bagian paling kiri. Di sini akan terdapat sebuah halaman yang khusus didedikasikan untuk google now. Hal ini mengingatkan saya akan search function pada iOS dan blinkfeed pada HTC Sense. Perbedaannya adalah google now ‘sorta kinda’ gabungan dari keduanya. Pada google now kita bisa mendapatkan berita, ramalan cuaca, bahkan trafik untuk daily route yang biasa kita lalui.
Selain itu, pada Nexus 5 kita juga dapat mengakses google now voice search dengan mengatakan ‘Ok Google’ saat kita berada pada home screen. Fitur ini mirip dengan fitur motorola moto X. Akan tetapi, pada Nexus 5, kita harus masuk ke home screen terlebih dahulu untuk mengaktifkan fitur tersebut. Jangan kawatir, jika anda takut fitur ini akan menguras baterai anda, prosesor Quad-core 2.3 GHz Qualcomm MSM8974 Snapdragon 800 pada ponsel ini termasuk sangat efisien sehingga pemakaian daya untuk setiap proses akan lebih kecil.

Kamera
Untuk menekan harga dari Nexus 5 google harus mengorbankan beberapa hal. Hal yang pertama adalah kamera. Melihat hasil performa dari flagship LG, LG G2, kita mungkin berpikir bahwa LG akan membuat sebuah ponsel yang sama dengan flagship mereka untuk Google. Sayangnya hal ini tidak terjadi pada Nexus 5. Bukan berarti Nexus 5 memiliki kamera yang jelek, hanya saja kamera pada ponsel ini tidak lah ‘brilliant’.
Google menggunakan kamera 8 MP dengan optical image stabilization (OIS) untuk smartphone terbaru mereka ini. OIS sendiri adalah sebuah sistem penyeimbang yang dapat meminimalisir getaran pada saat anda mengabil gambar. Hasil gambar yang akan didapat dengan menggunakan kamera yang dilengkapi oleh OIS akan lebih tajam dan  ‘less blurry’. Selain itu fitur OIS juga akan memberikan hasil yang ‘less shaky’ saat anda mengambil video.
Berikut ini adalah hasil gambar yang saya dapat saat mencoba kamera pada Nexus 5.

Jika kita melihat hasil gambar diatas, terlihat bahwa foto yang dihasilkan pada keadaan terang cukup crisp dan tajam. Warna yang dihasilkan cukup natural dan tidak over saturated.  Selain itu, foto-foto diatas terlihat cukup tajam berkat adanya teknologi OIS pada bagian lensa di smartphone ini. Bagi anda yang menyukai fotografi mungkin akan suka hal tersebut.
Hanya saja ada satu kekurangan pada kamera tersebut, saat saya mengambil gambar pada keadaan gelap hasilnya cenderung memiliki banyak noise. Selain itu, pada saat berada dalam keadaan gelap, kamera tersebut agak sulit untuk mengambil gambar yang tajam. Mungkin ini diakibatkan oleh minimnya cahaya yang masuk ke dalam sensor sehingga harus dikompensasi dengan shutter speed yang lebih lambat.
Selain itu, google juga memasukan beberapa gimmick pada kamera Nexus 5, misalnya saja HDR+ yang dapat mengambil gambar dengan dynamic range yang tinggi. Sebelum ada update ke 4.4.2 mode HDR+ ini terasa sangat lambat. Anda akan butuh beberapa detik untuk dapat mengambil gambar kembali saat memfoto dengan mode ini. Akan tetapi kekurangan tersebut rupanya sudah diperbaiki oleh google saat update terakhir. Kini mode HDR+ dapat mengambil gambar dengan cepat seperti saat anda tidak menggunakan mode apapun.
Pada sisi lain, saat saya mengambil video menggunakan Nexus 5 ini, saya mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Gambar yang dihasilkan cukup jelas dan stabil berkat adanya teknologi OIS. Suara yang terekam pada video yang saya ambil juga cukup jernih dan keras. Hasil video seperti ini bisa dibandingkan dengan kamera pada HTC One yang juga memiliki teknologi yang sama. Hanya saja, kadang-kadang, saya mendapati adanya hiccup saat saya sedang merekam video. Entah mengapa hal itu bisa terjadi. Saya rasa itu hanya masalah software dan akan segera bisa diperbaiki dengan software update oleh google.

Media
Google menghandle media seperti pada device-device terdahulunya. Semua kegiatan multimedia akan berputar di sekitaran program atau service miliki google. Misalnya saja music. Semua lagu yang anda miliki akan dapat anda dengarkan menggunakan program google play music yang terbaru. Google play music di sini akan terintegrasi dengan service online yang memungkinkan anda untuk membeli lagu atau menyewanya ke server milik google. Jika anda tidak ingin repot mencari-cari lagu yang anda inginkan di web, service ini sejujurnya terasa menyenangkan dan sangat membantu.
Akan tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, ada satu dua hal yang harus dikorbankan oleh google untuk menekan harga ponsel ini. Hal yang dikurangi berikutnya selain kamera adalah speaker. Bagi saya, speaker eksternal dari Nexus 5 ini tidak cukup kencang. Hal ini sebenarnya cukup wajar mengingat bahwa ini adalah sebuah speaker tunggal. Meski begitu saya tidak akan menyangkal bahwa speaker ini terdengar cukup baik. Meski tidak keras, suara yang dihasilkan cukup jernih dan crisp. Bagi saya ini cukup karena saya lebih sering mendengarkan musik menggunakan headset atau headphone. So, ini adalah kekurangan yang mudah dimaafkan.
Sementara itu, untuk urusan video, google belum membuka servicenya di sini. Kita masih belum dapat menikmati google play movies. Sangat disayangkan mengingat layar Nexus 5 adalah salah satu layar terbaik yang pernah saya lihat. Bayangkan jika kita dapat menikmati film dengan layar tersebut. Well, jika anda ingin menikmati film, ada banyak cara lain yang bisa anda lakukan. Misalnya saja dengan menggunakan YouTube atau mendownload third party apps seperty MX Player atau BS Player.

Performa dan Daya Tahan Baterai
Prosesor 2.3 GHz Quad-Core Qualcomm MSM8974 Snapdragon 800 melakukan tugasnya dengan baik pada Nexus 5. Performa ponsel ini terasa sangat fluid dan buttery smooth. Anda tidak akan mendapati lag atau hiccup pada saat anda menggunakan ponsel ini. Anda dapat melemparkan berbagai macam tugas pada ponsel ini dan dia masih akan berjalan mulus saat anda menggunakannya. Email, instant messenger, foto, game, dan banyak lagi dapat dijalankan dengan baik. Saat saya mencobanya sendiri, saya merasa sangat senang dengan performa ponsel ini. Bahkan saya berani mengatakan bahwa ponsel ini merupakan salah satu ponsel favorit saya dari tahun 2013.
Ada kabar baik dari segi performa. Selain menggunaknan prosesor dengan GPU yang sangat kuat, google juga melakukan beberapa improvisasi dari segi software. Pada android 4.4 KitKat ada peningkatan performa melalui GPU acceleration. Dengan adanya GPU acceleration video akan dapat di-render dengan lebih cepat dan sekaligus mengurangi beban pada CPU. Hasilnya, konsumsi media akan berjalan lebih lancar dan mulus.
Jika anda adalah penggemar game, maka Nexus 5 juga mempunyai dapur pacu yang mampu memuaskan anda para gamer. Video game yang menguras kemampuan grafik seperti Need For Speed Most Wanted, Asphalt 8, Wildblood, Riptide GP2, dan Shadowgun berjalan mulus di sini. Saya tidak menemukan glitch, lag, hang atau masalah apapun saat memainkan game-game tersebut. So, jika anda menginginkan sebuah ponsel yang mampu digunakan untuk bermain game, Nexus 5 mungkin bisa menjadi jawabannya.
Sementara itu jika kita bicara soal daya tahan baterai, jangan terlalu kecewa saat anda harus men-charge Nexus 5 di siang atau sore hari. Google hanya memasukan baterai dengan kapasitas 2300 mAh pada smartphone ini. Jangan salah mengerti, saya mengatakan hal tersebut dengan asumsi anda akan banyak menggunakan ponsel ini seharian. Tentunya semakin bagus ponsel anda, anda tidak akan mampu membiarkan dia berdiam terlalu lama di dalam kantong tanpa ingin memainkannya.
Jika anda tidak banyak menggunakannya, Nexus 5 memiliki waktu standby yang cukup panjang. Saat saya coba, beberapa email, foto, dan chatting akan menguras baterai smartphone ini di sore hari. Tepat pada saat saya tiba kembali ke rumah setelah seharian yang sibuk. Selain itu entah mengapa daya tahan smartphone ini juga semakin baik dari waktu ke waktu. Pada saat awal saya gunakan, saya harus men-charge ulang Nexus 5 saya sekitar jam 3 sore setelah saya gunakan dari jam 8 pagi. Setelah seminggu saya gunakan, ponsel ini mampu bertahan hingga jam 7 malam setelah saya gunakan dari jam 8 pagi. Perlu diingat bahwa hal tadi didapat dengan penggunaan ringan yang berarti saya tidak bermain game atau terlalu banyak menstream video melalui youtube. Jika digunakan untuk bermain game, terutama game yang memerlukan kemampuan maksimal dari GPU, baterai ponsel ini hanya mampu bertahan sekitar 5 jam.
Ada satu hal yang menarik untuk dibicarakan mengenai daya tahan baterai Nexus 5. Saat digunakan untuk memutar video secara terus menerus, baterai Nexus 5 ini secara mengejutkan dapat bertahan hingga 7 atau 8 jam. Sementara jika digunakan untuk memutar lagu, smartphone ini dapat bertahan seharian. Ya, anda tidak salah membaca. Seharian! saya mencoba memutar lagu secara terus menerus dimulai pada jam 9 pagi. Pada sore hari sekitar pukul 6 sore, saya masih memiliki sisa daya kurang lebih 70 %. Angka tersebut cukup menakjubkan bagi saya.

Kesimpulan
Desain yang cantik, OS terbaru dari google, performa yang ‘buttery smooth’ serta layar yang merupakan salah satu layar terbaik saat ini merupakan nilai jual yang sangat tinggi. Bagi saya, Nexus 5 adalah salah satu smartphone yang paling saya sukai dari tahun 2013. Jika anda dapat mentoleransi kekurangan-kekurangan kecil seperti kamera, speaker dan daya tahan baterai, anda baru saja mendapatkan salah satu smartphone yang paling cocok untuk anda.

Saturday, January 4, 2014

V-MODA M-100 Review

Beberapa waktu lalu saya kedatangan sebuah headset dari v-moda, yaitu v-moda crossfade m-100. Kesan pertama saat melihat headphone ini adalah 'stylish'. Desain yang cantik  tampaknya menjadi salah satu daya tarik utama dari headphone buatan v-moda ini. Campuran antara plastik, almunium, besi dan sedikit balutan kulit pada bagian headbandnya membuat headphone ini terlihat sangat menarik. Bentuk hexagonal pada bagian earcup terlihat sangat unik dan berbeda dari headphone lain yang biasanya hanya berbentuk bulat atau oval. Pada bagian cup tersebut terdapat pelat logam yang disebut sebagai ‘shield’ yang dapat diganti sesuai dengan keinginan kita. ‘Shield’ tersebut dapat dipesan dengan warna yang kita inginkan. Bahkan, kita dapat menambahkan gambar atau logo dan tulisan sesuai keinginan. Selain itu, bagian earcup ini dapat dilipat ke arah headband untuk kita bawa bepergian. Dengan dilengkapi sebuah travelling bag yang bisa dikatakan cukup mungil kita dapat membawa headphone ini kemanapun kita mau.

Berbeda dengan kebanyakan headphone lain yang biasanya hanya memiliki satu port input, vmoda m-100 ini memiliki dua. Dengan ini kita dapat memilih port mana yang akan digunakan sesuai dengan kenyamanan dan kebutuhan. Yang menarik adalah kita dapat menggunakan kedua port tersebut sekaligus dimana yang satu akan berperan sebagai input dan yang lainnya sebagai output. Ada sedikit perubahan kualitas suara jika kedua port tersebut digunakan secara bersamaan. Akan tetapi hal ini masih dapat ditolenransi dan tidak akan menghilangkan detil dari lagu yang sedang kita dengarkan.

Tidak hanya desain yang cantik, headphone ini juga memiliki build quality yang sangat baik. Saya mencoba menarik, membengkokan bahkan memelintir headphone ini. Hasilnya, saya tidak melihat ada sedikit pun cacat atau kerusakan pada headphone tersebut. Bahkan setelah dibengkokan pada sudut yang bisa dikatakan ekstrim, headset ini tetap kembali ke bentuk semula tanpa ada tanda-tanda kerusakan. Setelah saya selidiki, ternyata durabilitas luar biasa tersebut berasal “Steelflex” headband yang sangat kuat. Selain itu, bagian shield’ pada earcup terbuat dari logam aircraft grade. Ini berarti logam yang digunakan untuk membuat ‘shield’ tersebut sama dengan logam yang baisa digunakan untuk membuat sebuah pesawat terbang. Untuk melengkapi semua hal diatas m-100 ini juga disertai dengan kabel yang terbuat dari kevlar dan jack yang terbuat dari emas. Sekadar informasi saja, kevlar adalah bahan yang biasanya digunakan dalam baju anti peluru. Satu kalimat untuk menyimpulkan paragraf ini “headphone ini adalah headphone paling kuat yang pernah saya gunakan.”

Pada awalnya vmoda berfokus untuk membuat sebuah fashion headphones. Sekarang mereka lebih berkonsentrasi untuk memberikan suara yang luar biasa bagi para pecinta audiophile. Tertulis bahwa vmoda M-100 ini memiiliki ‘Modern Audiophile Tuning’. Dengan bass yang sangat dominan menurut saya headphone ini lebih cocok untuk mendengarkan lagu lagu keras ketimbang lagu audiophile. Misalnya saja lagu rock, R&B, atau mungkin hip-hop. Tapi tunggu dulu, ini bukan berarti m-100 tidak cocok untuk mendengarkan lagu lagu audiophile. Dengan sedikit tuning headphone ini dapat menjadi teman yang menyenangkan untuk menghabiskan sore hari dengan mendengarkan lagu lagu instrumental. Lagu-lagu seperti pachelbel ‘Canon’, atau Mozart ‘Symphony’ terdengar sangat merdu di telinga. Tidak ada detil yang terlewatkan saat saya mendengarkan lagu-lagu tersebut. Di sisi lain, vmoda juga memberikan‘Analog Noise Isolation’ untuk membantu kita mendengarkan lagu tanpa gangguan dari suara luar. Harus diakui bahwa ‘Analog Noise Isolation’ ini sangat membantu dalam mengurangi kebisingan dari luar. Sayangnya, meski dapat mengurangi suara dari luar, ‘Analog Noise Isolation’  ini kadang masih mengalami ‘kebocoran’ suara. Akan tetapi kelebihan dari ‘Analog Noise Isolation’ adalah kita tidak bergantung pada baterai untuk dapat mendengarkan musik.
Satu fitur unik lainnya yang terdapat pada headphone vmoda M-100 ini adalah ‘share play cable’. Seringkali saat kita mendengarkan lagu menggunakan headphone orang disekitar kita juga ingin ikut mendengarkan lagu yang sama. Biasanya akan sangat sulit dilakukan tanpa melepas headphone yang sedang kita gunakan tentunya. Tetapi tidak sama halnya pada m-100 ini. Dengan kabel khusus yang memiliki sebuah percabangan yang dapat digunakan sebagai output untuk headset lainnya. Sama seperti pada port di bagian cup headphone, jika kita menggunakan kabel ini dan menghubungkannya dengan headphone ataupun headset lain secara bersamaan, maka kita akan merasakan perbedaan suara yang muncul pada headphone kita. Akan
Secara keseluruhan headphone vmoda m-100 ini adalah headphone yang sangat cantik dengan kualitas suara yang sangat baik. Dengan build quality dan durability yang sangat luar biasa headphone vmoda m-100 ini merupakan salah satu headset terkuat yang ada di pasaran saat ini. Bagi kita yang ingin memiliki headphone yang memiliki desain menari, suara yang jernih dan daya tahan yang tinggi, vmoda m-100 ini bisa menjadi jawabannya.




When to Buy a Smartphone

Apakah ini device terbaik? Apakah nanti akan ada device yang lebih baik? Apakah device ini akan segera turun nilai jualnya? Apakah ini saat yang tepat untuk membeli?
Tentunya semua pertanyaan di atas sering kali muncul di pikiran kita saat ingin membeli sebuah produk ‘si robot hijau’. Akan tetapi jika saya simpulkan, semua pertanyaan diatas mengarah pada satu pertanyaan yang sama yaitu “kapan saat yang tepat untuk membeli produk android”. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menentukan kapan saat yang tepat untuk membeli sebuah produk android.
Pertama, tentukan apa kebutuhan anda. Salah satu alasan terbesar orang-orang menunda dan akhirnya tidak membeli sebuah produk adalah karena mereka takut sebuah produk baru yang lebih baik muncul. Produk baru akan terus bermunculan dengan cepat. Ini adalah alasan mengapa kita mendapatkan banyak produk yang revolusioner. Jadi kita tidak perlu takut. Kita hanya perlu mengukur kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi, seberapa mendesaknya kebutuhan tersebut, dan memutuskan untuk membeli atau tidak.
Kedua, shop the sale. Banyak orang berpikir ‘sebaiknya saya menunggu harga barang tersebut turun’. Itu bukan sebuah pikiran yang salah. Akan tetapi pemikiran tersebut tidak sepenuhnya benar. Kadang membeli produk saat launching pun dapat memberi kita keuntungan. Launching sebuah produk baru biasanya menawarkan beberapa bonus item, jasa, atau bahkan sebuah diskon yang menggiurkan. Hal-hal kecil seperti itu sering diabaikan oleh para consumer padahal seringkali memiliki nilai yang cukup lumayan untuk menghemat uang di dompet. Jadi Penting untuk memperhatikan kapan sebuah produk akan menawarkan diskon atau promo bagi kita.
Ketiga, belilah setelah membaca. Saat menentukan untuk membeli sebuah ponsel atau tablet dari suatu produsen, kita biasanya akan langsung membeli produk tersebut tanpa pikir panjang lagi. Tunggu dulu. Jangan serta merta langsung membeli. Baca terlebih dahulu review atau pendapat dari orang-orang terhadap produk tersebut. Akan lebih baik jika anda sudah mencoba terlebih dahulu barang yang ingin anda beli. Apabila produk yang anda inginkan benar-benar masih baru dan belum memiliki review, maka ada baiknya menunggu. Akan tetapi jika memang keadaan sangat mendesak, maka paling tidak kita sudah membaca spesifikasi dari produk yang kita inginkan.

Top 10 Smartphone of 2013

Tahun 2013 adalah tahun yang luar biasa untuk industri smartphone. Pada tahun 2013 pula kita melihat kebangkitan dari beberapa produsen yang sempat mengabil bagian dalam lampu sorot dunia smartphone untuk menjadi yang terbaik. Berikut ini adalah top 10 smartphone favorit saya selama tahun 2013. 

10. Blackberry z10
Mengejutkan memang nama blackberry muncul saat pasarnya sendiri hampir hilang dari dunia. Tapi blackberry z10 tetap salah satu ponsel yang 'memorable' untuk saya. z10 merupakan salah satu langkah blackberry untuk melakukan perubahan. User interface baru yang smooth saat digunakan serta desain yang cantik menunjukan bahwa blackberry belum 'selesai' dalam bersaing.


9. Sony Experia Z
Ya. Anda tidak salah membaca, Experia Z. Setelah Z1 diluncurkan, mungkin Experia Z bukan lagi 'top contender' dari Sony. Tapi, bagaimana pun juga, kita harus mengakui, langkah Sony dengan meluncurkan Experia Z pada awal 2013 (Januari tepatnya) adalah langkah yang tepat. Saat semua produsen belum siap dengan Flagship mereka Sony sudah terlebih dahulu meluncurkan kontender untuk 'menduduki tahta' dan berhasil bertahan selama beberapa lama. So... Ya! Ponsel ini memorable.

8. Google Nexus 5
Ini adalah ponsel yang paling ditunggu oleh para penggemar google 'pure'. Tahun ini google kembali mengeluarkan lineup nexus mereka. Menurut saya, waktu launching yang sangat telat membuat ponsel ini agak sulit bersaing dengan smartphone lainnya. Tapi, kita tidak bisa mengelak bahwa smartphone ini 'memorable'. Ya, smartphone ini memorable karena harganya yang luar biasa bersaing. Dengan spek yang tinggi dan harga yang justru berkebalikan membuat ponsel ini sulit dilupakan.

7. Sony Experia Z Ultra
Ya, sekali lagi sony berhasil mencuri perhatian saya. Z ultra bukanlah ponsel favorit saya. Tapi, ukuran yang 'Gigantik' membuat ponsel ini sangat sulit untuk dilupakan. 6.5" saudara-saudara. bersebelahan dengan smartphone / phablet ini galaxy note 3 terlihat mungil.


6. Nokia Lumia 1020
Yup, ini adalah lineup dari Nokia. Satu hal yang cukup menggambarkan mengapa smartphone ini memorable: 41megapixels Camera on a smartphone. Siapa yang bisa lupa jika anda menyebutkan bahwa smartphone anda memiliki kamera 41MP. Ini bahkan lebih tinggi dari kamera DSLR.
Yup, ini adalah lineup dari Nokia. Satu hal yang cukup menggambarkan mengapa smartphone ini memorable: 41megapixels Camera on a smartphone. Siapa yang bisa lupa jika anda menyebutkan bahwa smartphone anda memiliki kamera 41MP. Ini bahkan lebih tinggi dari kamera DSLR.



Happy 2014

Setelah melewati tahun 2013 yang panjang, akhirnya kita sampai juga pada tahun 2014. Mulai tahun ini, akan ada banyak posting menarik berupa review, how to, atau sekadar top 5 or top 10 seputaran gadget pada blog ini. Jika kamu adalah seorang pecinta gadget dan ingin tahu lebih jauh tentang perkembangan teknologi terkini silahkan ikuti terus postingan postingan menarik di sini. Salam
-Mr. Koala-